HEADLINE NEWS

Kategori

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Kapolres Belawan dan Camat Menghadiri Festival Bedug Takbir Yang Berlangsung di Halaman Terminal Penumpang Bandar Deli

Diposting oleh On 20.32


TARGETPATROLI.COM-MEDAN-Kapolres Belawan AKBP Ikhwan Lubis SH MH dan Camat Medan Belawan Ahmad SP menghadiri Festival Bedug Takbir yang berlangsung di Halaman Terminal Penumpang Bandar Deli Pelabuhan Belawan, Jalan Stasiun Belawan, Sabtu (10/8) malam.

Acara yang digelar Forum Ormas Islam Peduli Belawan bersama PT Pelindo tersebut dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Adha 1440 H.

Festival bedug yang diikuti sebanyak 37 peserta dengan kategori anak-anak dan remaja tersebut dihadiri ratusan warga Belawan turut serta meramaikan dan memeriahkan acara yang sejak awal diiringi lantunan suara takbir tersebut.

Camat Medan Belawan Ahmad mengapresiasi digelarnya kegiatan tersebut dan mengatakan kegiatan ini semakin menumbuh kembangkan rasa cinta sekaligus semangat para kaum muda dalam menyambut dan memeriahkan datangnya Hari Raya Idul Adha 1440 H.

Selain itu juga sebagai wadah untuk melatih dan membiasakan diri agar dapat memukul bedug dengan baik dan sempurna sebagai salah satu alat yang digunakan dalam kegiatan keagamaan khususnya.

"Alhamdulillah, malam ini kita semua dapat berkumpul di tempat yang berbahagia ini dalam rangka menghadiri festival bedug takbir. Malam ini begitu istimewa, karena sekaligus kita semua dapat melaksanakan takbiran bersama menyambut Hari Raya Idul Adha 1440 H. Semoga semangat bertakbir sejalan dengan semangat kita berbuat yang terbaik bagi Kota Medan khususnya untuk Kecamatan Medan Belawan," kata Ahmad.

Sementara itu, Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Ikhwan Lubis juga mengaku senang dengan adanya  kegiatan tersebut.

Diharapkannya, acara dengan nuansa Islami tersebut dapat membentuk warga Kecamatan Belawan khususnya kaum muda menjadi insan yang memiliki sifat yang peduli, ikhlas dan santun. Terlebih berkontribu si dalam menciptakan rasa aman dan nyaman di Kecamatan Belawan.

"Melalui acara ini, kami berharap seluruh warga khususnya para remaja dan pemuda dapat menanamkan rasa cinta kasih, kepedulian serta rada ikhlas yang besar seperti halnya yang dicontohkan Nabi Ibrahim AS. Dengan rasa ikhlas yang besar, kita akan dapat berbuat yang terbaik demi terciptanya rasa aman dan nyaman di Kecamatan Medan Belawan," ungkapnya.

Acara yang dimulai pukul 21.00 WIB tersebut berlangsung lancar dan meriah. Pembukaan acara ditandai dengan pemukulan bedug yang dilakukan Kapolres Pelabuhan Belawan bersama Camat Medan Belawan. Seluruh peserta dan tamu undangan tampak antusias mengikuti jalannya acara hingga selesai. (Willis)


Warga Bagan Deli Belawan Merasa Kecewa Adanya Hoax Terkait Bedah Rumah

Diposting oleh On 18.29

Ket Foto:Yusri Mahmud dan Lurah Bagan Deli saat Musyawarah dan Klarifikasi terkait pemberitaan miring Bedah Rumah
TARGETPATROLI.COM-BELAWAN-
Dengan adanya kabar pemberitaan yang beredar sebelumnya, terkait tuduhan dugaan pungli bedah rumah, yang mana dalam pemberitaan tersebut mencatut nama Yusri Mahmud yang dituding melakukan pungutan liar (pungli) program bedah rumah.

Menyoal pemberitaan tersebut, puluhan warga Kelurahan Bagan Deli yang terlibat sebagai peserta calon penerima bedah rumah berkumpul di Kantor Kecamatan Medan Belawan Jalan Cimanuk Kelurahan Belawan II Kecamatan Medan Belawan pada Rabu (7/8/2019).

Kehadiran puluhan warga Kelurahan Bagan Deli itu, bertujuan untuk mengklarifikasi bahwasanya tudingan tersebut tidak benar adanya. Bahkan warga mengaku secara suka rela memberikan sejumlah uang untuk keperluan transportasi tanpa adanya paksaan.

“Awal mulanya kami dengan pak Yusri, adanya program bedah rumah gratis, karena kami warga yang tidak mampu, yah tentunya kami ikut. Kalau masalah dana itu pak, kami suka rela. Karena kami tau setiap orang bekerja membutuhkan biaya, terutama untuk biaya transportasi,” ujar Faisal salah seorang warga Bagan Deli.
Ket Foto:Puluhan Warga Bagan Deli Yang Rumahnya Mau direnovasi Bersama Lurah Dan Yusri Mahmud Usai Klarifikasi
Menurut Faisal, warga memberi bantuan dana selain untuk biaya transportasi, dana tersebut digunakan untuk pengurusan akta tanah warga yang belum memenuhi syarat sebagai peserta bedah rumah.

“Jadi semuanya itu pak, memang kami yang ingin bantu pak Yusri tentang biaya yang diperlukan, itu pun tidak mencapai jutaan rupiah. Rata-rata warga memberi sejumlah uang Rp. 20.000,- hingga Rp. 50.000,-, bahkan banyak juga yang gak memberi, tapi pak Yusri tetap membantu,” sambungnya.

Dikatakan, awal proses pengajuan berkas dirinya pada April 2018 sudah setahun yang lalu. Ia juga mengaku memang ada beberapa oknum mengatakan bahwa ini adalah rekayasa, namun warga gak peduli isu-isu tersebut. Pasalnya pihak dari Perkim Kota Medan sudah meninjau beberapa lokasi rumah warga yang menjadi sasaran program bedah rumah.

“Kalau menurut dari pihak Perkim sekitar Agustus ataupun September 2019 sudah mulai berjalan,” ucap Faisal.

Hal senada disampaikan oleh Ritawati Hasibuan (44) warga lingkungan III Kelurahan Bagan Deli, bahwasanya gak ada pengutipan, yang ada warga memberi bantuan dana dengan ikhlas.

“Warga beri dana maksimal Rp. 50.000,- itupun seikhlasnya, kalau gak ada uang tetap dibantu pak Yusri,” tutur Rita.

Di kesempatan Ini, Yusri Mahmud mengaku selama ini atas kesadaran masyarakat sendiri yang membantu biaya dalam proses kelengkapan dokumen dan pengajuan berkas program bedah rumah.

“Saya menegaskan bahwa selama ini tentang tuduhan tersebut tidak benar. Kami selalu mengutamakan kesejahteraan masyarakat, warga membantu biaya operasional secara sukarela seikhlasnya, jadi tidak ada yang namanya pungli,” ungkapnya.
Ket Foto : Yusri Mahmud saat Menjelaskan Kronologis yang sebenarnya dihadapan Masyarakat Bagan Deli Belawan
Ia berharap kepada oknum yang menyebarkan fitnah tersebut, agar kedepannya sama-sama berpikir untuk pembangunan masyarakat Belawan khususnya Bagan Deli.

“Mari kita sama-sama ikut berperan dalam pembangunan masyarakat Belawan. Saya lahir di Belawan, saya ingin Belawan lebih maju, sebab selama ini pembangunan di Belawan masih jauh dari yang diharapkan,” tegas Yusri.

Sementara itu, Lurah Bagan Deli, Zul Ashri menerangkan bahwa program pemerintah yang baik untuk masyarakat, bertujuan untuk mensejahterakan masyarakat. Seperti halnya bedah rumah, untuk itu ia berharap jangan sampai dijadikan masalah di Kelurahan Bagan Deli.

Ditambahkannya, terkait dengan pemberitaan yang beredar tentang tudingan adanya pungli bedah rumah, Zul Ashri mengaku merasa dirugikan, karena berita tersebut telah membuat keresahan di masyarakat Kelurahan Bagan Deli.

“Ya terkait dengan pemberitaan itu, kami ambil nilai positifnya saja dan juga sebagai koreksi kedepannya. Kalau tujuan kami hanya untuk kepentingan dan kesejahteraan masyarakat Kelurahan Bagan Deli,” tandasnya.(Willis)

KANTOR STAF PRESIDEN BUTUH PEMIMPIN SEPERTI ADIAN NAPITUPULU

Diposting oleh On 06.03

Ket Foto:Adian Napitupulu Sosok Muda Milenial Yang Pantas Menjadi Kepala Kantor Staff Presiden (KSP)


Oleh : Ara’Sit  DPN  RaJA
———————————————
RaJA - Rumah Jokowi Amin

TARGETPATROLI-JAKARTA-Ketika mendengar permintaan Presiden Jokowi yang ingin agar jajarannya energik, kawula milenial, memiliki sikap yang tanggap dan cepat mengeksekusi segala kebijakan, entah kenapa langsung terbayang sosok Adian Napitupulu dalam benak saya. Bukan sebagai menteri, tapi Adian lebih cocok menjadi Kepala Kantor Staf Presiden (KSP).
Cepat, tanggap, berapi-api, punya kemampuan dialegtika, penuh semangat dan muatan ketika berkomunikasi, dan mampu melaksanakan segala program dengan cepat, tepat, efektif, Serta mampu menjadi bemper Jokowi. Itulah gambaran Adian Napitupulu yang saya nilai selama ia menjadi anggota DPR periode 2014 sampai sekarang ini. Ia juga merupakan sosok yang kokoh, humble, jujur, sederhana dan tidak mau mengambil kesempatan yang hanya menyenangkan diri sendiri ia lebih percaya super team daripada Superman.  Selama menjadi anggota DPR, Adian tidak pernah cawe-cawe proyek APBN. Ia terkenal sebagai anggota DPR yg komunikatif dan bersih.
Adian memiliki sosok kepemimpinan teruji oleh zaman yang cukup mumpuni. Saya bersama Adian Sejak 1994 menjadi aktivis, hal itu membentuk dirinya menjadi handal untuk cepat dan berani dalam mengeksekusi keputusan. Dan pengalaman sebagai anggota DPR semakin memoles Adian yang membuatnya semakin matang dalam pentas politik Nasional.

Tugas dari KSP sangat strategis, kompleks dan merupakan perpanjangan tangan presiden untuk memastikan bahwa semua program nasional berjalan dengan baik sesuai visi misi presiden. Mereka juga harus mampu menyelesaikan masalah secara komprehensif terhadap program prioritas nasional yang mengalami pelemahan dan hambatan. Mereka harus mampu mempercepat pelaksanaan program-program prioritas nasional Jokowi. Kemudian ikut memantau kemajuan terhadap pelaksanaan program prioritas nasional. Mampu mengelola isu-isu strategis dan strategi komunikasi politik dan diseminasi informasi. Mereka juga harus menyampaikan analisis data dan informasi strategis dalam rangka mendukung proses pengambilan keputusan untuk kemajuan pemerintahan Jokowi. Dan hal itu menjadi keahlian Adian.

Kemampuan Adian dalam dunia organisasi selama menjadi aktivis sudah terasah dan merupakan modal besar dalam memimpin organisasi dengan fungsi tugas besar seperti KSP. Pasti sangat mudah baginya untuk memotivasi rekan-rekannya untuk bergerak. Seperti diketahui, bahwa KSP memiliki banyak deputi-deputi yang bekerja untuk memantapkan program nasional, makanya Adian bisa dibantu generasi milenial lainnya seperti Rahayu saraswaty, Grace Natalia/ Raja, diperkuat oleh Prananda Paloh dan Angela harytanu yg punya kemampuan managerial, nabil makarim punya pengalaman menagerial bisnis, adik yeni wahid yg punya jejaring sosial kuat dan dave agung laksono, AHY yg berlatar belakang militer. Selain itu, Adian juga mampu menyederhanakan narasi politik sehingga mudah diterima oleh masyarakat awam. Artinya ia mampu memberi gambaran yang jelas tentang program-program yang dijalankan pemerintah Jokowi. Dan sebaliknya, ia juga mampu menyerap aspirasi rakyat yang bisa diaplikasikan dalam program pembangunan Jokowi – Maruf. Sejak 2014 kami bersama sama membangun relawan Jokowi,  hanya Adian yg mampu membangun basis dgn  pengorganisasian rakyat secara konsisten, dan tegas menolak model klaim2 an dan mobilisasi massa dgn bayaran sperti dilakukan  relawan yg seolah2 merasa besar.
Komitmen dan Keberpihakan Adian terhadap rakyat tidak akan pernah luntur, hal itu terbukti dan terlihat selama ia menjadi aktivis dan ketika Ia diberi kesempatan duduk di kursi empuk DPR senayan.

Kemampuan ber empati seperti ini sangat penting untuk dimiliki seorang Kepala KSP saat ini. Terlebih, Adian yang merupakan Sekjen Pena 98 pasti lebih paham dengan program Nawacita yang akan terus berlanjut di periode pemerintahan Jokowi ke dua ini.

Selama Adian Sebagai anggota DPR juga sangat aktif Turba menyerap aspirasi rakyat dan terus menerus membina Relawan Jokowi dan jejaring Sesama aktivis  di Pena 98, adian juga sukses menempatkan puluhan teman teman sesama aktifis 98 dan relawan menempati jabatan jabatan strategis dan dibeberapa Komisaris BUMN.

Sebenarnya, saya memang lebih ingin jika Adian menjadi Menteri, tapi menjadi Kepala Staf Kantor Presiden sepertinya lebih cocok buat Dia. Karena alasan kesehatan, Adian pernah menolak menjadi menteri. Kemampuan organisasi, koordinasi dan komunikasi Adian lebih diperlukan di KSP untuk memastikan seluruh program prioritas nasional Jokowi berjalan dengan baik dengan mengakomodir dan mengelola semua potensi relawan  pendukung Jokowi yg kerja, karena Adian sejak 2014 sangat paham,  mana  relawan yg benar benar kerja dan pejuang serta mana relawan yg hanya memobilisir massa dan tukang klaim. Semoga dengan slalu meminum Rempah Nusantara Adian tetap sehat dan mampu kembali merajut Sahabat Nusantara sebagaimana diskusi yg sudah dilakukan dengan Desmon Mahesa kader Gerindra setelah pengumuman MK.(Ara'Sit DPN RaJA)

AKBP Ikhwan Bangunkan Rumah Kek Sampah

Diposting oleh On 07.53

Ket Foto:Sebelum dibangunkan AKBP Ikhwan Lubis SH MH

TARGETPATROLI.COM-MARTUBUNG-Rasa keperdulian dan kedermawanan yang di miliki Kapolres Pelabuhan Belawan, AKBP Ikhwan Lubis SH MH yang mau memberikan bantuan terhadap warga yang susah sangat tinggi. Hal tersebut dapat terlihat saat Ikhwan Lubis membantu membangun Rumah Pak Sam salah seorang warga Pasar 6, Kelurahan Tangkahan, Kecamatan Labuhan yang memiliki tempat tinggal yang tidak layak.
Ket Foto:Rumah kek Sampah Setelah dibangunkan oleh Kapolres Pelabuhan Belawan

Uluran tangan AKBP Ikhwan Lubis dalam membantu membanun rumah Pak Sam tersebut pun, mendapat apresiasi warga setempat.  ” Kami mengucapkan rasa terima kasih kepada Bapak Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Ikhwan Lubis yang mau membantu dengan rasa kedermawananya yang dimiliki beliau. Satu minggu lalu beliau datang bersama personilnya ke sini dan memberikan bantuan secara dermawan untuk membangun rumah Pak Sam salah satu warga kita di sini yang rumahnya hampir mau tumbang,”  ujar salah seorang warga, Pak Rudi (43) dihadapan wartawan.

Dikatakanya, berkat bantuan dan perhatian dari Kapolres Pelabuhan Belawan tersebut, akhirnya pengerjaan membangun rumah Pak Sam akan segera selesai dan dapat dihuni kembali.

“Ya mungkin karena faktor ekonomi, Pak Sam tidak ada biaya untuk memperbaiki rumahnya yang sangat memprihatinkan dan akhirnya akan dapat dihuni lagi karena perhatian Bapak Kapolres Pelabuhan Belawan

Semoga sifat kedermawanan dan keperdulian lewat rasa kemanusiaan yang dimiliki Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Ikhwan Lubis terhadap warganya yang miskin mudah-mudahan Polres Pelabuhan Belawan semakin jaya dan dicintai oleh seluruh masyarakat luas yang ada tinggal di wilhumnya.” cetus warga itu.

“Sekali lagi kami semua masyarakat yang ada di sini mewakili Pak Sam mengucapkan banyak terima kasih atas kebaikan beliau dan mudah-mudahan Tuhan membalas kebaikan Bapak Kapolres Pelabuhan Belawan dan di samping itu juga kita semua sebagai warga yang ada bagian tinggal di wilhumnya beserta warga lainnya akan selalu mendukung setiap kinerja Kepolisian Mapolres Pelabuhan sebagai pengayom Kamtibmas hingga mudah-mudahan tidak akan adanya pelanggaran hukum terjadi di bawah wilayah badan hukum Kepolisian Polres Pelabuhan Belawan,"ungkap warga.

Terpisah, Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Ikhwan Lubis SH MH saat ditanyai tentang kedermawanannya kepada warga mengatakan bahwa sesama manusia dan umat beragama yang tentunya harus saling perduli kan.

 “Dengan adanya kedekatan kita sebagai anggota Polri terlebih-lebih sebagai pengayom masyarakat mudah-mudahan tidak akan ada pelanggaran hukum sehingga masyarakat dapat hidup dengan aman, nyaman dan kondusif,” ucapnya dengan rendah hati, Senin (5/08/2019).
(Willis)

Kapolres Belawan Meresmikan Kejurda Tinju Amatir Piala Kapolres Cup 2019

Diposting oleh On 20.17


TARGETPATROLI.COM-MARTUBUNG-Gelar tinju amatir tingkat Propinsi Sumatra Utara di gelar oleh Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Ikhwan Lubis SH .MH. pada jum'at malam pukul 19 00 wib, di sasana tinju Griya Martubung Medan .

Dalam turnamen tinju amatir propinsi Sumut, ini menampilkan sebanyak 120  peserta dari mulai tanggl 1 sampai 4 Agustus yang di wakili oleh masing masing sasana yang ada di wilayah sumatra utara.

Dalam kejuaraan ini nantinya akan dipilih untuk mewakili Sumut dalam kejuaraan daerah (Kejurda) yang di pimpin Sabam Manalu SE dan di ketua panitia Ganda Simbolon. Nantinya akan membawa para atlit tinju ini ke jenjang yang lebih tinggi membawa nama Turnamen tinju Kapolres Cub.

Ganda Simbolon mengatakan, kami sangat berterimaksih kepada Kapolres Pelabuhan Belawan yang telah membantu melaksanakan kejuaraan untuk tingkat  Sumatra Utara (Sumut) dan nantinya 60 orang jika menang akan di bawa ketingkat propinsi yang mewakili Sumut. Ungkapnya.

Sementara Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Ikhwan Lubis SH. MH yang di dampingi Waka Polres Kompol Taryono Raharja SH.SIK, Kapolsek Medan Labuhan Kompol Edi Safari SH, Kasat Lantas dan Kasat Intel dalam pidato pembukaan tinju Kapolres Cub mengatakan, dirinya akan selalu mendukung kegiatan seperti ini dan  berharap setiap tahunnya dilanjutkan.

"Saya juga berjanji bagi atlit yang berprestasi akan saya bina menjadi anggota Kepolisian untuk binaan Polres Pelabuhan Belawan,"Terangnya.

Selanjutnya, AKBP Ikhwan memukul lonceng sebagai tanda turnamen Kapolres Cub telah di buka. (Willis)

Jurnalis Online Bersatu Kunjungi Rutan Kelas ll B Labuhan Deli

Diposting oleh On 01.44

Ket foto : Erwin Siregar,Amd,IP,SH Kepala Pengamanan Rutan (KPR) Labuhan Deli, saat dikonfirmasi TIM JOB diruang kerjanya, Rabu (31/7/2019) 
TARGETPATROLI.COM-MEDAN LABUHAN-Terkait tewasnya salah satu warga binaan rutan (WBR) atau narapidana (napi), Rumah Tahanan Negara Klas II Labuhan Deli Jalan Titi Pahlawan No.34/35 Kecamatan Medan Labuhan,Sumatera Utara yang dinyatakan tewas akibat bunuh diri oleh pihak Rutan,membuat Tim Jurnalis Online Bersatu (JOB) tertarik untuk melakukan penelusuran mencari fakta yang akurat ke Lembaga Permasyarakat tersebut.


Berawal dari kunjungan yang dilakukan JOB ini untuk konfirmasi langsung kepada Kepala Rumah Tahanan (Karutan) Nimrot Sihotang,akhirnya TIM JOB diarahkan ke ruang kerja Erwin Siregar,Amd, IP, SH yang menjabat sebagai Kepala Pengamanan
Rutan (KPR), Rabu (1/8/2019) sekira pukul 11.15 Wib.

Dalam konfirmasi yang dilakukan TIM JOB diruang kerja KPR Labuhan Deli, Erwin Siregar selaku Kepala Pengamanan Rutan (KPR) menjelaskan napi yang tewas atas nama Endi Poli (30) warga Lingkungan 7 Keluran Sei Mati Kecamatan Medan Labuhan.

"Napi yang tewas tersebut atas nama Endi Poli, karena mengalami sakit yaitu kangker mulut yang sudah parah,maka kami membawa napi tersebut ke RSU Mitra Sejati Jalan Abdul Haris Nasution Medan untuk dilakukan pengobatan," jelas Erwin mengawali keterangannya.
Ket foto : TIM JOB saat melakukan konfirmasi terkait napi tewas gantung diri,diterima Erwin Siregar KPR Labuhan Deli,Rabu (31/7/2019) 
Lanjut Erwin,kondisi napi sebelum menjadi warga binaan rutan (WBR) Labuhan Deli sudah mengindap penyakit kangker mulut yang kronis. Dan napi sudah menjalani Kemosotrafi sebanyak 7 (tujuh) kali diberbagai rumah sakit.

Ditanya prihal kronologis tewasnya napi dengan cara bunuh diri menurut keterangan Erwin Siregar, "Kejadian bunuh diri diperkirakan terjadi pada pukul 1O.OO  s/d 11.OO Wib,dan disaat kejadian aksi bunuh diri terjadi penjagaan dilakukan oleh petugas Rutan bernama Batra,"sebutnya.


Saat ditanya mengapa sampai bisa napi yang sedang dirawat dirumah sakit melakukan aksi nekat bunuh diri ? ,dijelaskan Erwin lagi," Napi dirawat diruang bangsal, sebenarnya dari pihak Rutan ada melakukan penjagaan dengan jumlah petugas 1 (satu) orang dengan cara aplusan atau bergantian 3 sift, dan yang namanya atau koteksnya orang mau bunuh diri biasa sembunyi - sembunyi," urainya.


TEWAS GANTUNG DIRI DENGAN TALI KOLOR

Masih menurut Erwin, peralatan dan cara untuk bunuh diri,napi menggunakan tali kolor (celana pendek) napi itu sendiri, yang diikatkan pada leher napi selanjutnya tali kolor dikaitkan pada jerjak jendela rumah sakit.

Ditanya soal apakah napi sempat di visium dirumah sakit ??

"Tidak ada dilakukan visum berhubung ada keluarga napi berkeberatan dan bersedia membuat surat pernyataan dihadapan  pihak kepolisian," jelasnya.

TERSANDUNG KASUS NARKOBA

Disinggung permasalahan kasus Endi Poli yang menjadi salah satu warga binaan Rutan Labuhan Deli,Erwin Siregar menerangkan,Napi tersebut tersangkut kasus tindak pidana narkotika yang di vonis 4 tahun denda 1 Miliar Subsider 4 Bulan.

"Napi masuk menjadi warga binaan lapas Rumah Tahanan Negara Klas II B Labuhan Deli jalan Titi Pahlawan No.34/35 Labuhan Deli,Kecamatan Medan Labuhan mulai per April 2018 sampai dengan Juli 2019 hingga napi tersebut melakukan aksi bunuh diri. Kesimpulannya napi sudah menjalani hukuman 1 Tahun 3 bulan," ungkapnya.

DAYA TAMPUNG RUTAN LABUHAN DELI 'OVER KAPASITAS'

Terakhir, dalam wawancara langsung yang dilakukan kru media online ini mempertanyakan kepada Kepala Pengamanan Rutan (KPR) Erwin Siregar berapa jumlah total warga binaan yang ada di Rumah Tahanan Negara Klas II B Labuhan Deli ??,Erwin Siregar menyebutkan,"saat ini 1643 jumlah napi yang ditampung di Rutan Labuhan Deli kelas II berjumlah 1643 orang,"sebutnya.

"Dengan jumlah napi yang ditampung sebanyak 1643 orang, artinya daya tampung Rutan sudah 'over kapasitas' yang melebihi 4 kali lipat dari jumlah daya tampung napi yang sesungguhnya hanya 400 orang saja sesuai kapasitas," tutup Erwin Siregar dalam keterangan persnya.(Willis/JOB)


Remaja Penderita Tumor Mengharapkan Uluran Tangan Dermawan

Diposting oleh On 21.56

Ket Foto:  Rio Trisandi (21) hanya pasrah menunggu bantuan para Dermawan

TARGETPATROLI.COM-MARELAN-
Rio Trisandi (21)hanya bisa terbaring lemas di tempat tidurnya di Jalan Titi Pahlawan,Lorong Amanah Gang Pringgan No 59 Paya Pasir Kecamatan Marelan,Sumatera Utara. Jangankan berjalan untuk beranjak dari tempat tidurnya pun ia selalu merasa kesakitan.Penyakit Tumor di perutnya membuatnya harus dipapah saat berjalan. Bukan hanya perut yang membengkak akibat tumor,seluruh badannya semakin hari makin mengecil.

Ibarat sudah jatuh tertimpa tangga.Meski menderita tumor Rio tidak pernah berobat ke dokter karena tidak memiliki biaya. Sementara Irwan(55) dan Neti Suriani (49) Uwak Rio untuk memenuhi kebutuhannya sehari-hari hanyalah pekerja serabutan.tidak bisa berbuat banyak. Pekerjaannya sebagai buruh hanya mampu untuk memenuhi kebutuhan makan sehari-hari. Kini Rio hanya bisa berharap uluran tangan dermawan untuk biaya pengobatan.

Remaja Tiga dari sepuluh bersaudara ini hanya bisa pasrah dan membutuhkan para dermawan yang terbuka pintu hatinya.Sejak kecil Rio tinggal bersama uwaknya.

Pantauan wartawan dilapangan saat berkunjung ke rumah uwak Rio,Kondisi Rio sangat memprihatinkan dan membutuhkan uluran tangan Dermawan,Senin(29/07/2019) Pukul 18.00
Ket Foto:Rio saat di wawancarai Wartawan

Saat dikonfirmasi wartawan,Rio mengatakan,awalnya perutnya sakit biasa dan tidak membesar perutnya seperti sekarang.

"Sewaktu pulang kerja,perut terasa sakit bang,saya pikir sakit mag biasa aja,saya minum obat mag,bukannya sembuh bang makin sakit perutnya,keringat bercucuran dan badan lemas tidak berdaya"kata Rio

Lanjut Rio,sekitar pukul 02.00 wib,saya telfon abang Rio untuk berobat ke puskesmas terdekat berharap sakit perutnya bisa sembuh.

"Saya dan abang pergi ke puskesmas jam 02.00 wib malam,sepulangnya dari Rumah sakit di jalan saya muntah-muntah dan tidak bisa berbuat apa-apa bang,"ungkapnya.

"Keesokan harinya Rio nelfon Bos yang mempekerjakan Rio agar di bawa ke Rumah Sakit Umum di Batam untuk diperiksa.Dari hasil USG Rio positif menderita Penyakit Tumor,"Cetus Rio.

Masih ditempat yang sama,Irwan(55) Uwak Rio menjelaskan,Rio sejak kecil ikut dengan kami,Orang tuanya sekarang tinggal di Batam,rumahnya sewa dan berpindah-pindah.

"Kondisi ekonomi orang tua Rio sangat memprihatinkan bang makanya Rio kami yang ngurusinya,"ungkapnya.

Lain halnya yang dikatakan istri Irwan,Neti Suriani(49) berharap ada Dermawan yang dapat meringankan beban Rio dan memberikan bantuan 

"Tolonglah bang di publikasikan,agar para Dermawan dapat mengulurkan tangannya untuk kesembuhan Rio,kami tidak memiliki biaya bang untuk membawa Rio ke RSU Adam Malik Medan bang,"tutup Suriani dengan berlinang mata.(willis)

Rumah Penampungan Ranmor di Tanah 600 Digerebek, Ini yang Ditemukan Polisi

Diposting oleh On 22.30

Ket Foto:Kapolres Pelabuhan Belawan saat ngecek Tangkapan Ranmor Polsek Medan Labuhan

TARGETPATROLI.COM-Satu unit rumah diduga sebagai tempat penampungan kendaraan bermotor (Ranmor) hasil kejahatan yang berada di Jalan Paku, Kelurahan Tanah 600, Kecamatan Medan Marelan, Kabupaten Deliserdang,Provinsi Sumatera Utara ( Sumut) digerebek personil Polsek Medan Labuhan.

Sedikitnya 46 unit sepedamotor berbagai merk berhasil diamankan. Guna pengusutan lebih lanjut pemilik rumah serta barang buktinya digelandang ke Mako Polsek Medan Labuhan, Kamis (25/7/2019).

Kapolsek Medan Labuhan, AKP Edi Safari melalui Kanit Reskrim Iptu Pohan ketika ditanya wartawan menjelaskan dalam pengungkapan itu pihaknya mengamankan barang bukti 46 unit sepeda motor dan sejumlah tersangka.

“Barang bukti yang diamankan  ada 46 unit sepedamotor, kuat dugaan hasil Curanmor,” ujarnya sambil mengimbau kepada masyarakat yang menjadi korban Curanmor dapat mendatangi Mapolsek Medan Labuhan untuk mengecek kendaraan dengan membawa kelengkapan dokumen berupa STNK dan BPKB.

Pantauan wartawan hingga siang ini terlihat  ramai masyarakat yang mendatangi Polsek Medan Labuhan untuk mengecek apakah sepedamotor warga yang pernah hilang ditemukan disana.

Seluruh barang bukti 46 unit sepedamotor disusun rapi petugas di halaman parkir berdekatan dengan Polsek Medan Labuhan, untuk memudahkan masyarakat melakukan pengecekan.

“Mana tau ada keretaku dulu yang hilang, ini lagi dicek dulu,” ujar salah seorang warga. (wilmar)

Presidium KAAMU Kecamatan Medan Marelan Sudah Terbentuk

Diposting oleh On 12.58


TARGETPATROLI.COM-MARELAN-Musyawarah  pembentukan Presidium KAAMU (Kami Aliansi Anak Medan Utara) Kecamatan Medan Marelan dan dihadiri oleh seluruh pengurus Presidium KAAMU pada Selasa (23/7/2019), berjalan dengan musyawarah mufakat.

Seperti diketahui sebelumnya, bahwa berdirinya Presidium KAAMU ini bertujuan untuk mengakomodir aspirasi dari seluruh elemen masyarakat yang berada di Medan Bagian Utara. Presidium KAAMU juga berupaya untuk menyatukan tokoh-tokoh yang berada di Medan Bagian Utara ini guna menyamakan persepsi untuk pembangunan daerah tersebut.

Dalam sambutannya, Ketua Presidium KAAMU, Zainudin, SE., mengajak para pengurus untuk menyatukan visi dan misi dalam pembangunan Medan Bagian Utara.
Zainudin juga mengungkapkan bahwa masih ada ketimpangan pembangunan antara Kota Medan dengan wilayah Medan Bagian Utara, hal ini tidak boleh berlarut-larut. Pemerintah dan seluruh masyarakat harus membuka hati dan pikiran untuk melakukan langkah strategis, agar taraf hidup masyarakat Medan Bagian Utara terutama di wilayah pinggiran dapat diperjuangkan.

“Pemekaran Medan Bagian Utara merupakan pilihan bijak untuk menyelamatkan nasib warga yang mendiami empat Kecamatan ini yakni Medan Deli, Medan Labuhan, Medan Marelan dan Medan Belawan,” ujarnya.

Lebih lanjut, Ia mengatakan Medan Bagian Utara dinilai mampu berdiri sendiri karena memiliki potensi sangat besar dalam menyumbang Pendapatan Asli Daerah, terutama dari Pelabuhan Belawan, peti kemas, Kawasan Industri Medan (KIM) dan sejumlah potensi lainnya di wilayah Medan Bagian Utara.

“Pemekaran Medan Bagian Utara bertujuan percepatan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat. Jika pemerintah punya rasa keadilan terhadap percepatan pelaksanaan pembangunan, maka pemerintah diharapkan menyetujui pemekaran Medan Bagian Utara,” sambung Zainudin.

Sementara itu, Sekretaris Presidium KAAMU, Drs. Ali Nafiah Marbun mengaku, bahwa Presidium KAAMU akan selalu konsisten menampung serta memperjuangkan aspirasi masyarakat dalam mendukung pembangunan di Medan Bagian Utara.

“Presidium KAAMU tidak memandang suku maupun agama, kita juga disini tidak ada kaitannya dengan partai politik manapun. Presidium KAAMU dibentuk sebagai wadah aspirasi masyarakat Medan Bagian Utara,” jelas Ali Nafiah Marbun.

Dikatakannya, Presidium KAAMU siap berada di barisan terdepan dalam mendukung pembangunan di Medan Bagian Utara. Dukungan ini merupakan bentuk kepedulian terhadap nasib masyarakat yang berada dibawah garis kemiskinan terutama di daerah pesisir.

“Medan Bagian Utara sudah layak dimekarkan dan memiliki otonomi tersendiri. Langkah ini salah satu upaya untuk mendukung laju pertumbuhan pembangunan di Provinsi Sumatera Utara (Sumut),” ungkapnya.
Bendahara Presidium KAAMU, Bobbi Tobing menambahkan agar pemerintah segera mengusulkan dan menyetujui pemekaran Medan Bagian Utara. Karena dirinya mengaku, bahwa kawasan Medan Bagian Utara saat ini masih tertinggal dari daerah lain di Kota Medan.

“Mungkin ini sebagai catatan bersejarah, meski tim ini masih baru berdiri. Namun, bila kita terus menerus perjuangkan, mudah-mudahan beberapa tahun mendatang sudah terbentuk Kabupaten ataupun Kotamadya Medan Utara yang lebih mandiri,” urainya.

Menurut Bobbi, kawasan Medan Bagian Utara telah banyak memberikan kontribusi sumber  pendapatan asli daerah. Potensi tersebut perlu digali lagi, baik dari perusahaan maupun pabrik, nelayan serta pelabuhan yang berada di kawasan tersebut.

“Presidium KAAMU sangat mengapresiasi dan menghormati apa yang menjadi niat masyarakat di Medan Bagian Utara, percepatan pemberdayaan potensi ekonomi yang ada di Medan Bagian Utara ini harus dilakukan dengan cara yang sistematis dalam bentuk struktur pemerintahan yang kuat dan dapat menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kepentingan masyarakat,” lanjut Bobbi.

Aspirasi masyarakat ini, masih kata Bobbi, sudah lama digaungkan. Hal ini dikarenakan kurangnya perhatian Pemko Medan terhadap pembangunan di kawasan Medan Bagian Utara. Jarak yang terlalu jauh dengan pusat kota, juga memicu kesulitan ekonomi masyarakat Medan Bagian Utara.

“Ini juga menyangkut Pelabuhan Belawan sebagai pintu masuk ekonomi secara nasional yang tidak bisa dipisahkan dari sejarah Provinsi Sumatera Utara,” ungkapnya.

Bertempat di Cafe Macan pasar II Kecamatan Medan Marelan, Umar Baki selaku bagian dari Presidium KAAMU sekaligus pembawa acara musyawarah tersebut dan kemudian langsung dipimpin oleh Ketua Presidium KAAMU Zainudin, SE yang berlangsung penuh keakraban ini, sebelumnya telah menghasilkan AD/ART dan aturan-aturan lainnya, lalu acara dilanjutkan dengan pemilihan dan pembentukan Presidium KAAMU Kecamatan Medan Marelan.
Usai pemilihan tingkat Kecamatan dengan hasil musyawarah, H. Amran Ghazali, SE., terpilih secara mufakat sebagai ketua Presidium KAAMU Kecamatan Medan Marelan.

Amran berharap dengan terbentuknya Presidium KAAMU Kecamatan Medan Marelan ini harus mampu menjadi partner dan menjaga kerjasama dalam membangun dan mensejahterakan masyarakat Medan Bagian Utara.

“Impian itu harus ditambah dengan aksi kerja dan terus kerja. Untuk berikutnya akan dijadwalkan pertemuan-pertemuan selanjutnya dalam rangka konsolidasi pembentukan di Kelurahan Se-Kecamatan Medan Marelan,” cetusnya.

Acara musyawarah pembentukan Presidium KAAMU Kecamatan Medan Marelan ini dimulai pada pukul 16.00 Wib hingga 18.00 Wib, berlangsung sukses sesuai dengan yang diharapkan.(PS/RIADI)

Hari kartini yang edentik dengan nuansa budaya karya anak bangsa yang perlu di kembangakan  seperti kebaya indonesia

Diposting oleh On 08.18


TARGETPATROLI.COM-MEDAN-Ade Sandra selaku ketua forum ibu melaksanakan kegiatan cinta budaya indonesia melalui kebaya khas indonesia di salahsatu cafe di Kota Medan dengan setiap anggota menggunakan gaun busana pakaian khas wanita Indonesia Kebaya, membahas tentang pentingnya pelestarian kebaya di Indonesia dan kedepannya Hari kebaya Nasional dapat menjadi hari nasional di seluruh negara , sehingga kebaya dapat terus dilestarikan hingga mendunia.

Acara tersebut akan dilaksanakan pada Jumat, (19/07/2019). Kegiatan ini nantinya akan membahas mengenai sejarah, seni, filosofi dan ideologi yang terkandung dalam budaya dari berbusana kebaya.

"gagasan ini kita sambut dengan sangat baik karena di Kemendikbud memang ada peraturan setiap Selasa memakai baju daerahnya masing-masing. Gerakan yang berbasis busana ini punya dampak yang lebih jauh dari yang kita kira," ucap Ade Sandra

Dia berharap agar ke depannya kebaya bisa tetap dapat dilestarikan di dunia pendidikan dan kebudayaan demi tercapainya tujuan dijadikan hari kebaya sebagai hari nasional seperti Hari Batik Nasional yang jatuh pada 2 Oktober.

"Bapak Jokowi dalam pidatonya di Sentul sudah menerangkan kalau Indonesia ini milik semua dan kita harus berjuang atas dasar Bhinneka Tunggal Ika. Indonesia berkebaya ini bisa menumbuhkan kepercayaan diri. Kegiatan berbusana juga misi mencapai tujuan tersebut.

Ade Sandra juga berharap, kaum perempuan yang mulai sadar harus melestarikan busana khas Indonesia tersebut.

"Gerakan berkebaya sudah ada sejak 2014 dan diterima secara luas. Kebaya menurut kami busana asli yang perlu kita warisi bersama-sama karena memiliki keterlibatan terhadap kemajuan Indonesia dari Sabang sampai Marauke.” ujar ade.

Menurut Ade banyak tugas yang dia emban bersama ibu-ibu berkebaya, mengingat masih banyak orang tidak tahu tentang perbedaan kebaya dan jenis kain lainnya.

"Apa yang perlu disosialiasaiskan? Banyak, karena ada yang tidak tahu kebaya, baju kurung itu bedanya apa dan memang pakemnya berbeda. Sebenarnya kebaya bukaannya di depan, dan lekukannya membentuk tubuh,"ungkap ade sandra ketua forum ibu(Willis)

Menekan Angka Kriminalitas,Polres Belawan Gelar Ops K2YD Dan Gabungan skala Besar

Diposting oleh On 01.29

Ket Foto:Personil Polres Pelabuhan Belawan saat bersiap Ops K2YD

TARGETPATROLI.COM-BELAWAN-Menjawab tudingan miring terkait Kinerja Polres Pelabuhan Belawan yang tidak bekerja secara serius memberantas maraknya  segala bentuk kegiatan penyakit masyarakat (pekat) judi,miras dan perbuatan asusila.Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP H Ikhwan Lubis SH MH diwakili Kepala Bagian Operasional (Kabag Ops) Kompol H Erika beserta Polsek jajaran dengan di back up dari Satuan POM TNI AL,POM TNI AD melakukan Operasi Kegiatan Kepolisian Yang Ditingkatkan (Ops K2YD),pada hari Sabtu (13/07/2019) dimulai pada pukul 21.00 wib.
Di lansir targetpatroli.com dilapangan,pelaksanaan kegiatan Ops K2YD tim gabungan itu dipimpin oleh Kabag Ops Kompol H.Erinal,Kasat Intelkam Iptu Sutarjo Bengawan Ito Manullang,Kasat Shabara AKP Erianto Ginting,Kasat Reskrim AKP Jerico Lavian Chandra,SH.SIK,Kapolsek Medan Labuhan Edy Safari SH diwakili AKP Ponijo SIP,Kapolsek Hamparan Perak Kompol Azuar SH MH diwakili Wakpolsek Iptu Sutrisno SH,Kapolsek Belawan Kompol Safarudin Tama Siregar SH diwakili oleh Kanit Reskrim Iptu Reza,Kanit Reskrim Medan Labuhan Iptu Bonar H Pohan SH Dan personil Penegak Gangguan Keamanan (Gagak) Satreskrim Polres Pelabuhan Belawan.

Kegiatan diawali dengan brifing yang dipimpin Kabag Ops Kompol H Erinal SH dengan diteruskan pemberian arahan tentang tekhnis Standar Operasional Prosedur (SOP) pelaksanaan kegiatan,selanjutnya ditutup dengan berdo’a bersama.
Kawasan yang menjadi Operasional malam itu kawasan Desa Helvetia dan kawasan Kecamatan Medan Labuhan yang meliputi Komplek Griya Martubung kelurahan Tangkahan,Kawasan Industri Modern (KIM) I dan ll Kelurahan Mabar dan sebahagian KIM lll,lV,V Kecamatan Labuhan Deli.

Menurut Kapolres Pelabuhan Belawan ketika dikonfirmasi targetpatroli.com,Minggu 14 Juli 2019 Via Whaats App (WA)tentang maksud dan tujuan dilaksanakannya kegiatan Ops K2YD tersebut, Kapolres Pelabuhan Belawan menjawab, “Operasi ini sengaja kita laksanakan bertujuan untuk menekan angka kriminalitas yang di akibat mabuk-mabukan, yang dapat mengganggu ketertiban umum (Kamtibmas), menimalisir kejahatan perdagangan manusia sebagai wanita tuna susila (Human Traifficking) yang terjadi di cafe-cafe wilkum Polres Pelabuhan Belawan,”terangnya.
Lebih lanjut Kapolres Pelabuhan Belawan menjelaskan,”pelaksanaan kegiatan Ops Pekat atau Yustisi ini sebagai jawaban atas desakan berbagai pihak agar pihak Polres Pelabuhan Belawan lebih serius memberantas segala bentuk kegiatan penyakit masyarakat.Dan jangan sampai kami pihak Polres disebut tidak mampu melaksanakan tuntutan masyarakat tersebut,”tegas Kapolres.

Kegiatan pelaksanaan Ops K2YD tersebut berakhir tepat pada pukul 00.30 wib dengan ditandai seluruh PJU dan personil gabungan yang terlibat dalam Operasi kembali ke Mapolres Pelabuhan Belawan untuk beristirahat.(Willis)

Diterlantarkan,Mushola Pelindo l Cabang Belawan Terkesan Di abaikan Perawatannya.

Diposting oleh On 06.21


TARGETPATROLI.COM-BELAWAN-Musholla Al-Mina milik PT.Pelindo l Belawan yang terletak berdekatan Pos penjagaan securty yang di ketahui diresmikan penggunaannya oleh Komisaris Utama, Ir. Hastjarja Harijogi, MBA. M.Sc dan Direktur Utama PT. Pelindo I (Persero) Medan, Harry Sutanto pada tanggal 10 Agustus 2010 yang lalu itu terlihat sudah rusak parah di bagian plafon maupun ruangan  berwudhu dan toilet.

Ironis memang dengan kondisi seperti itu,dimana pihak Pelindo l sibuk membuat pengembangan pembangunan gedung perkantoran yang sangat megah,sampai untuk urusan tempat beribadah tidak di perhatikan.Kita liat ditengah semua ummat muslim khususnya di Kota Medan berlomba untuk memperindah Musholla maupun Mesjid,namun sepertinya tidak begitu dengan PT. Pelindo I (Persero) Cabang Belawan sepertinya di abaikan.

Mengapa tidak,Musholla yang ada di kantor Pelindo l Belawan, yakni Musholla Al-Mina, selama bertahun-tahun diduga kondisi tempat mengambil air wudhunya dibiarkan rusak.

Pantauan awak media di lokasi,Selain tampak hancur pada bagian plafon di ruangan wudhu dan toilet, kondisi dinding di kedua ruangan juga parah. Terlihat dinding-dindingnya melekat akar pohon lengkap dengan daunnya, diperkirakan telah lama tumbuh.

Security Pelindo yang hendak melaksanakan ibadah  sholat Ashar, ditanya oleh media di Musholla Al-Mina, pada Rabu sore (10/7), bahwa atap plafon tempat wudhu itu sudah lama mengalami kerusakan,

 "Plafonnya ini sudah bertahun-tahun lah rusaknya pak. Saya juga gak tau kenapa gak dibetul-betulin", ujar Security sambil berlalu.

Humas Pelindo Cabang Belawan, Mufty yang akrab disapa Bang Alung ketika dikonfirmasi via HP, Rabu sore mengatakan ada wacana untuk memperbaiki Musholla tersebut. "Yang jelas ya ada lah niat untuk memperbaikinya bang. Masuk plening juga itu sama orang Tehnik bang", ujar Alung.

Sementara itu jamaah Musholla Al-Mina berharap agar selain diperbaiki plafonnya yang rusak, juga ditambah ruang toiletnya yang selama ini hanya ada satu unit. (Willis)

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *