HEADLINE NEWS

Kategori

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Kanit Reskrim Medan Kota Membekuk Tersangka Pencabulan Anak di Bawah Umur

TARGETPATROLI.COM-MEDAN-
PS (56) warga Jalan Multatuli Kecamatan Medan Maimun, pelaku pencabulan 9 orang anak dibawah umur berhasil diringkus Reskrim Polsek Medan Kota.

Dikatakan demikian, PS mengaku sudah 64 kali melakukan pencabulan tersebut sejak tahun 2017 sampai tahun 2019. Aksi bejat yang dilakukan tersangka dengan cara merayu korban dan memberikan iming-iming. Setiap korban yang dilihat tersangka yang tidak lain anak tetangganya sendiri sedang bermain di dekat rumahnya, langsung dipanggil dan dibawa ke kamarnya.

Dikatakan pelaku, demi memuluskan rencana bejatnya tersebut, dirinya juga tega mengancam para korban agar tidak memberitahukan kepada orang lain khususnya orang tua korban. “Ada yang saya kasi iming-imingi uang dan ada juga yang saya beri permen,” ujar pelaku.

Dalam Konferensi Pers, Kapolsek Medan Kota Kompol Revi Nurvelani SH SIK melalui Kanit Reskrim Iptu Deny Indrawan Lubis mengatakan bahwa tersangka tidak mengalami kelainan seks. Dikatakannya, petugas sudah melakukan visum et repertum terhadap para korban yang rata-rata berusia 5 sampai 12 tahun.  “Tersangka tidak ada kelainan. Dia punya istri, para korban juga sudah dilakukan visum,” kata Kanit Reskrim, Selasa (26/032019) sekira pukul 16.00 Wib.

Kanit Reskrim juga menjelaskan penangkapan terhadap pelaku dilakukan atas laporan salah satu orang tua korban inisial RA (26) yang juga warga Jalan Multatuli dengan laporan polisi bernomor LP/268/K/III/2019, tanggal 22 Maret 2019.

“Awalnya anak-anak ini memang menolak ajakan pelaku. Selanjutnya pelaku langsung membuka celana korban sembari menyuruhnya untuk memegang kemaluannya. Tapi pelaku terus mendesak, sehingga para korban pun akhirnya menuruti aksi bejad pelaku,” jelas Kanit sembari mengatakan aksi bejat yang dilakukan pelaku ternyata ketahuan.

Kemudian pelaku dilaporkan ke Polsek Medan Kota. Saat ini pelaku sudah ditahan dan dilakukan pemeriksaan.

 (RIADI)

Previous
« Prev Post

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *